File Investasi

Bidiklah Investasi Anda Dengan ASTROLOGI

AstrologiDari survey yang telah dilakukan terdapat lebih banyak wanita daripada pria yang menyukai “ramalan bintang”. Pembaca tabloid atau majalah, yang rata-rata wanita itu, biasanya akan membuka terlebih dahulu halaman yang memuat zodiac atau horoskop mingguan.  Yang mempunyai bintang Libra akan lebih dulu membaca horoskop Libra. Hal sama dilakukan juga oleh si Gemini, Scorpio, Sagitarius dan seterusnya.
Biasanya, yang diperhatikan lebih dulu adalah masalah keuangan dan percintaan, kemudian baru horoskop lain, entah itu milik pacar, suami atau anak. Si pembaca akan menghubung-hubungkan horoskop orang terdekat dengan horoskopnya sendiri. Kalau ramalannya cocok dan baik keadaannya maka si pembaca  akan tersenyum. Tapi kalau ramalannya tidak baik, misalkan ada kata-kata “waspada ada orang ketiga yang akan buat masalah” maka kening si pembaca bisa berubah drastis, jadi berkerut.

Di dunia ramal-meramal mungkin astrologi belum banyak dipakai. Bahkan di antara kita masih banyak yang asing dengan astrologi. Astrologi berasal dari kata astro = bintang, ruang angkasa dan legein = bicara, ilmu. Dengan astrologi seorang astrolog bisa memprediksi dan menganalisis nasib seseorang berdasarkan perbintangan. Seorang astrolog hanyalah readerchart (pembaca peta) dan menganalisisnya. Banyak pakar mengatakan bahwa astrologi adalalah pseudo science atau ilmu gadungan dan palsu> Namun tidak sedikit pula yang membantahnya. Terserah Anda memilih arus yang mana, toh tidak ditarik bayaran.

Salah satu bagian penting dalam astrologi adalah zodiac. Zodiac merupakan lingkaran kelompok binatang yang terdiri dari 12 binatang yang sesuai dengan lambang dalam astrologi yang berbentuk lingkaran/sabuk khayal/imajiner mengelilingi tata surya kita. Tanpa zodiac para pakar astrologi tidak dapat melakukan pekerjaannya karena tidak akan bisa memprediksi. Para pakar astrologi klasik mengamati bahwa ketika matahari bergerak memasuki simbol/rasi baru (misalnya: dari Cancer menuju Leo) pada setiap bulan terjadi perubahan-perubahan enersi, karakter yang dilepaskan dan mempengaruhi kehidupan bumi, yang menggambarkan 12 jenis enersi yang berlainan sesuai lambang binatang dalam orbit matahari dalam kurun waktu setahun.

Dalam proses perjalanannya, astrologi dibagi menjadi 2 bagian, satu astrologi murni yang mempelajari mengenai rumusan pengaruh aspek perbintangan dalam kaitannya dengan kejadian-kejadian di dunia ini, dua astrologi terapan yang mempelajari hasil-hasil dari astrologi murni dan penerapannya pada sesuatu yang akan dianalisis atau diprediksi. Yang akan saya perkenalkan pada Anda semua adalah berupa astrologi terapan yang merupakan hasil penemuan dan perhitungan dari astrologi murni. Anda percaya atau tidak terserah Anda, karena ini cuma prediksi berdasarkan analisis astrologi. Bagi saya yang menentukan tetap yang di atas, Allah SWT.

Dari metode klasik hingga yang paling modern

Dalam sejarahnya, astrologi ditemukan tahun 2872 SM saat Argon dari Agade menggunakan pendeta-astrologi untuk kepentingan prediksi dengan cara yang sangat sederhana. Tahun 1300 SM Ramses II menyempurnakan lagi dengan penambahan titik cardinal dan tahun 662 SM horoskop tertua diketemukan. Tahun 63 SM-14 M Kaisar Augustus dari Roma memiliki cap dengan tanda Capricorn dan prediksi tentang kelahiran Nabi Isa Al Masih yang diumumkan oleh Magi. Tahun 700-800 M, banyak ilmuwan dan astrolog Arab mempelajari astrologi dengan metode klasik dan Ibrahim al Fazi menemukan Astrolabe (Astron = bintang Lambanein =  mengambil) yaitu perhitungan dengan instrument atau alat yang dahulu dipakai untuk menentukan ketinggian bintang. Lalu pada abad ke 10 Ibn Yunis seorang pakar astronomi dan astrologi menemukan Tabel Halkimite, yaitu perihal gerakan-gerakan planet. Pada tahun-tahun inilah masa kejayaan ahli matematika, astronomi dan astrologi di Arab, Persia, Mesir dan sekitarnya. Salah satunya dengan diketemukannya metode berhitung oleh Al Jabr (Geometri).

Tahun 1280 Johanness Campagnus ahli matematika dan Placidus seorang pendeta dari Paduan tahun 1603-1668 menemukan cara baru menghitung posisi sektor/houses. Sedangkan Coppernicus (1473-1543), penemu teori bahwa Bumi mengitari Matahari yang mempersembahkan hasil karyanya kepada Paus Paul III yang juga seorang astrolog. Johanness Keppler (1571-1630) mengatakan bahwa astrologi ditolak ataupun tidak diakui hanyalah oleh mereka-mereka yang tidak mempelajari astrologi secara mendalam dan mengujinya.

Pada metode klasik planet yang digunakan hanya 7 (tujuh) buah yakni Matahari, Bulan, Merkuri, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus. Pada metode baru/modern menjadi 10 (sepuluh) setelah diketemukan Planet Uranus (1871-Herschel), Neptune (1846-J C Adams dan U J J Leverrier), Pluto (1930-Tombaugh) yang didegradasi tahun 2006 menjadi bukan planet karena orbitnya tidak beraturan. Tetapi dalam astrologi masih digunakan perhitungannya. Benda langit yang cukup besar Chiron, yang ditemukan pada tahun 1977 oleh Charles Kowal. Zedna, Quawar, Ceres dan lainnya masih dipelajari oleh para pakar astrologi murni untuk penggunaannya dalam astrologi. Setiap saat astrologi selalu berkembang mengikuti masanya.
Yang perlu dipahami oleh pembaca bahwa astrologi dalam   menghitung letak posisi planet diasumsikan bumi sebagai pusat/poros dan bukan matahari, yang kini kita ketahui bahwa bumi mengelilingi matahari. Dalam menghitung posisi planet serta yang lainnya penuh dengan rumus-rumus matematik yang memusingkan dan membutuhkan waktu yang lama. Sekarang setelah adanya komputer sangat membantu sekali dan waktunya relatif pendek untuk menghitungnya.  

Contoh Peta Kelahiran (Natal Chart)
Tanggal 17 Februari 2008 di Jakarta jam 08.31.20 AM

Proses selanjutnya dalam analisis astrologi adalah proses pembuatan Peta Kelahiran/Peristiwa (Natal/Event Chart) seperti contoh di atas. Peta Kelahiran/Peristiwa dibuat dengan data seperti Tanggal, Bulan, Tahun, Jam, Koordinat Kota kelahiran/peristiwa terjadinya sesuai dengan Kalender/penanggalan Masehi/Gregorian. Setelah Peta Kelahiran selesai dengan diketahuinya posisi dan letak planet-planet seperti Matahari, Bulan, Merkuri, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto dan Chiron yang terdapat dalam tata surya kita dan segala aspeknya, si astrolog baru menganalisinya. Penggunaan dan pembuatan Peta Kelahiran/Peristiwa ini sama prosesnya baik untuk manusia ataupun negara, pasar modal, cuaca, ekonomi dan lainnya.

Tanggal lahir jadi acuan

Untuk yang bukan manusia, yang paling sulit adalah menentukan tanggal kelahirannya. Misalnya, untuk sebuah perusahaan, yang dipakai untuk kelahirannya apakah pada saat Notaris menandatangani akta atau ketika perusahaan itu mulai beroperasi? Demikian juga perbankan apakah tanggal lahirnya pada saat Menteri Keuangan menandatangani persetujuan pendirian bank tersebut? Tapi yang jelas, tanggal lahir itu penting.      
 
Dalam pembacaan analisis baik untuk manusia, peristiwa/kejadian, pasar modal, future trading, ekonomi dan politik suatu negara dan lain-lain, tiap-tiap ahli astrologi pada dasarnya sama tapi hasilnya cenderung berbeda tergantung dengan jam terbang, latar belakang pendidikan, wawasan, kultur serta spesialisasi dan penerapan astrologinya. Di dalam laporan astrologi, baik laporan konsultasi atau laporan astrologi lainnya selalu tertulis dan bisa dipertanggungjawabkan. Pembaca akan lebih puas dan mantap dengan laporan tertulis tersebut karena bisa dimengerti dengan baik dan jelas. Dengan data tertulis, apabila custumer kurang mengerti, ia bisa meminta penjelasan kepada astrolog bersangkutan.

Penggunaan astrologi sangat banyak manfaatnya untuk umat manusia di muka bumi ini. Seorang astrolog tidak memberikan sebuah kepastian kepada Anda. Ia hanya menganalisis kecenderungan yang bakal terjadi pada Anda atau usahaAnda. Lagi-lagi kepastian hanya milik Allah SWT.
    
Apa saja bisa diprediksi

Astrologi tidak hanya sebatas menganalisis nasib, cinta, keberuntungan, jodoh dan lain-lain. Astrologi bisa menjadi instrument untuk memprediksi dan menganalisis cuaca, audit sumber daya manusia untuk sebuah perusahaan, menganalisis future trading, transaksi derivatif, pasar modal atau bursa saham. Misalnya saham x, harga dan fluktuasinya seperti apa dan berapa harganya pada suatu tanggal, jam serta menit tertentu. Bagi pialang saham data itu sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan jual atau beli.

Di Wall Street, astrologi banyak digunakan untuk membantu pialang saham mengambil keputusan. Dengan bantuan astrologi, menurut survey dan riset yang pernah dilakukan, ketepatan perhitungan untuk future trading/pasar modal mencapai 97% dengan Methoda Gaan.

Perkembangan ekonomi, politik dan keadaan suatu negara dapat diprediksi oleh astrologi. Bahkan pemilihan Bupati, Gubernur, Presiden dapat juga diprediksi dengan astrologi dengan nama electional astrologi. Cara ini dipakai untuk memprediksi kandidat/calon yang maju pada saat menjelang pemilihan, tanggal pemilihan dan peristiwa yang mungkin terjadi beserta kemungkinan-kemungkinannya berdasarkan grafik dan siklus dari calon yang bersangkutan.

Pada prinsipnya astrologi dapat dipergunakan untuk memprediksi apa saja yang mempunyai kelahiran dan mengerjakan astrologi seperti mengerjakan untuk keperluan riset, mengumpulkan dan menyusun data, menganalisis dan memproses data dan terakhir berupa kesimpulan. Di Amerika anjing dan kucing bisa diprediksi dengan astrologi. Meski agak menggelikan bagi kita tapi itu terjadi di sana.

Mengingat begitu beragamnya manfaat astrologi, seorang astrolog akan lebih baik lagi kalau mempunyai kemampuan bidang lain seperti psikologi, kedokteran, ekonomi, politik dan lainnya. Semuanya saling mengisi. Kemampuan ini sangat membantu astrolog dalam menganalisis sesuatu sesuai dengan bidangnya. Seorang pakar astrologi yang spesialisasinya tentang pasar modal tidak mungkin bisa memprediksi dan menganalisis secara tajam tentang kesehatan ataupun psikologi walaupun teori dasar astrologi sama.

Dengan astrologi kita bisa membuat strategi/perencanaan (planning) kehidupan kita ke depan (future strategyc), kapan kita harus bekerja keras, kapan kita harus istirahat, kapan kita berada di atas dan kapan kita berada di bawah, kapan waktunya kita menahan diri dan berapa lama dan seterusnya. Dalam kaitannya dengan future strategyc, seorang astrolog akan memberikan tulisan/laporan analisisnya dari sisi astrologi mengenai Potensi dan Identifikasi Diri seseorang yang berisikan potensi, kemampuan, kelebihan dan kekurangan, Prediksi, yaitu kesempatan dan tantangan, dalam hidup ini beserta peristiwa-peristiwa yang mungkin terjadi dan Progresi, kapan/usia berapa peristiwa-peristiwa tersebut mungkin terjadi, karena jika peristiwa itu benar-benar terjadi maka kita mengucap syukur alhamdulilah, kita sudah berjaga-jaga dan bersiap-siap terlebih dahulu baik pada peristiwa jelek atau baik. Jika peristiwa tersebut tidak terjadi kita juga mengucapkan syukur alhamdulilah. Selain itu ada juga Synastri, kecocokan antara suami, isteri, mitra bisnis, atasan, bos dan masih banyak yang lainnya. Astrologi hanya sebuah alat bantu. Yang menentukan nasib Anda adalah Anda sendiri.
    


KOESBANDRIO, SE
ASTROLOGY CENTRE – JAKARTA
Phone : 021.3296.0002 – 081.578.800.800

Tambahkan komentar


Security code
Refresh