File Investasi

Minyak AS Raih 4,2% Di Kuartal Pertama, Brent 14,4%

(FileInvestasi) Minyak mentah berjangka naik tipis pada Jumat di tengah kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang Iran dan gangguan pasokan, meningkatnya sentimen konsumen dan dolar yang lemah, seiring harga minyak mencatat kenaikan 4,2% pada kuartal pertama.

Pergerakan perdagangan minyak mentah berjangka cukup choppy di hari Jum’at (30/3) dan harga melonjak di akhir sesi setelah pemerintahan Obama mengatakan ada cukup pasokan minyak global untuk memungkinkan AS mengurangi impor dari Iran.

Presiden AS Barack Obama diwajibkan oleh hukum untuk menentukan pada 30 Maret, dan setiap enam bulan setelah itu, apakah harga dan pasokan minyak non Iran cukup guna memungkinkan negara-negara konsumen "secara signifikan" mengurangi pembelian mereka dari Iran.

Undang-undang tersebut mengizinkan AS, setelah tanggal 28 Juni memberikan sanksi kepada bank asing yang melakukan transaksi minyak terkait dengan bank sentral Iran.

Harga minyak telah didukung oleh kekhawatiran tentang pasokan dengan larangan Uni Eropa pada impor minyak mentah Iran dijadwalkan mulai tanggal 1 Juli.

Euro menguat terhadap dolar dan yen setelah adanya pemotongan anggaran di Spanyol mendorong harapan negara itu bisa tetap dijalur penghematan, meskipun data AS yang variatif membatasi beberapa keuntungan.

Euro juga mendapat dukungan terhadap dolar AS setelah menteri keuangan zona euro sepakat untuk meningkatkan firewall keuangan mereka. Melemahnya greenback dapat mengangkat minyak yang berdenominasi mata uang dolar dengan membuatnya lebih murah bagi konsumen yang menggunakan mata uang lainnya.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah AS Mei naik 24 sen atau 0,23%, ke $103,02 per barel, setelah diperdagangkan di kisaran $102,78 sampai $104,15.

Untuk kuartal pertama, kontrak bulan terdepan minyak mentah naik $4,19, atau 4,2%. Untuk bulan Maret, minyak mentah AS turun $ 4,05, atau 3,78%. Untuk minggu ini, jatuh $3,85, atau 3,60%.

Untuk kuartal pertama, kontrak bulan terdepan minyak mentah Brent melonjak $15,50, atau 14,4%. Untuk bulan ini, Brent mendapat keuntungan sebesar 22 sen atau 0,18%. Untuk minggu ini, Brent turun $2.25, atau 1,80%.

Sebuah survei Reuters menunjukkan produksi minyak OPEC meningkat di Maret ke level tertinggi sejak Oktober 2008 seiring output lebih tinggi dari Irak dan Libya mengimbangi turunnya produksi di Iran.

Menteri keuangan zona Euro sepakat untuk meningkatkan firewall keuangan mereka menjadi 700 miliar euro untuk menangkal penyebaran krisis utang negara Eropa, menggambarkan reaksi awal positif dari mitra G20 dan pasar.

Turki mengatakan akan memangkas impor minyak dari Iran sebesar sepersepuluh.

 

 

Tambahkan komentar


Security code
Refresh